Thursday, June 20, 2013

My Hanoi House

My Hanoi House

Kali ini kita jalan2 ke Resor Pakar Dago, buat yang belum tahu daerah ini, ambil saja jalan Dago, terus mengarah ke Utara, setelah ketemu Terminal Dago masih terus keatas, kemudian belok kekiri menuju Resor Pakar Dago. Di Jl. Rancakendal Luhur No. 8A kita akan menemukan sebuah restoran yang khas, namanya : my Hanoi House. Restoran ini sebelumnya berlokasi di jalan Sunda, kemudian pindah ketempat yang baru ini.
153-logohanoi
Hidangan khas, menu utama masih sama dengan ditempat yang lama ; Vietnamese Food, cuma ditempat yang baru ini, my Hanoi House punya kelebihan, yaitu udara yang sejuk, pemandangan indah karena letaknya yang berada di ketinggian. Kita bisa memilih tempat duduk , bisa ditaman yang dilengkapi dengan gazebo atau didalam ruangan, bahkan disalah satu sudut didalam ruangan ada lesehannya. Salah satu fasilitas khusus diberikan untuk tamu, adalah free hot spot, tentu saja dengan adanya fasilitas ini kita bisa meng akses internet dengan mudah. Seperti apa sih hidangan Vietnam itu ? Di Indonesia masakan Vietnam memang tidak se populer masakan Jepang & Korea, tetapi kalau anda sudah mencoba masakan Vietnam, anda pasti sependapat dengan Bandung Geulis bahwa masakan Vietnam rasanya tidak jauh berbeda dengan masakan nusantara.
view-hanoihouse1
  • Chao Tam, saya menyebutnya semacam sate buntel mini, perbedaannya : dagingnya bukan daging sapi, tetapi udang & tusakannya dari potongan kecil tebu. Kebiasan orang Vietnam, setelah udangnya habis, maka tebu digigit & diisap airnya. Chao Tam biasanya dimakan dengan saos yang juga khas Vietnam, namanya : Nocham.
  • Pho Bo, masakan yang satu ini sudah banyak dikenal orang, mie kuah sapi dengan aroma rempahnya yang begitu kental dan mie-nya dibuat dari tepung beras.
pho-bo3
  • Lumpia khas Vietnam, namanya : Nem Re Ran, dengan kulitnya yang renyah, juga dihidangkan bersama saos Nocham.
nem-re-ran5
  • Bun Bo, yang ini hidangan bihun dengan sayuran tetapi tanpa kuah.
  • Hot Pot Lau, masakan ini shabu-shabu ala Vietnam, beberapa sayuran dengan udang, baso dan daging + soon.
pot-lau2
  • Bo Luc Lac, daging, paprika & bawang bombay ditumis.
  • Thit Bo Ko, yang ini kari daging sapi khas dari Vietnam.
  • dan masih banyak hidangan khas Vietnam lainnya.
Menyadari bahwa belum tentu semua tamunya mau bersantap Vietnamese Food, maka owner dari restoran ini menyediakan juga masakan lain, seperti Westren Food dan Hidangan Nusantara. Untuk yang disebut terakhir ini, diantaranya ada :
  • Chicken Steak, Sirloin Steak, Chicken Cordon Bleu dll.
  • Nasi Goreng Kampung, Nasi Bakar Ayam Goreng, Ayam Goreng Kremes dan banyak lagi lainnya.
Hidangan lengkap, memang ciri sebuah restoran modern dan ini ada pada my Hanoi House. Waktu penyajian standard, semua masakan diolah tanpa MSG dan tidak mengandung babi alias HALAL. Sebelum meninggalkan my Hanoi House, saya sempat menghitung dan memperkirakan kapasitas tempat duduk, my Hanoi House kira2 bisa menampung 150 tamu sekaligus, jadi buat blogger yang mau bikin gathering, rasanya my Hanoi House adalah pilihan tepat, apalagi buat kopdaran tentu juga asyik. Pembayaran : tunai dan kartu kredit.
my Hanoi House di Jl. Rancakendal Luhur No.8A Bandung. Telp. (022) 70071108 – 2508955.
Point :
  • Makanan, cukup lezat.
  • Tempat, bersih dan suasana tenang.
  • Pelayanan, biasa2 saja.
  • Lokasi, jauh dari pusat kota, buat yang naik kendaraan pribadi tidak jadi masalah. Buat yang mempergunakan angkutan umum, berhenti di terminal Dago, meneruskan dengan ojeg.


Peta: SPBU Martanegara Asri - My Hanoi House

Sumber: http://bandunggeulis.wordpress.com

No comments:

Post a Comment